Berbusana muslim dan muslimah cermin kepribadian dan keindahan


Nama: Tria syafira
Kelas: X mia 2
Pelajaran: Pendidikan Agama Islam
Materi: Berbusana Muslim dan Muslimah Cermin Kepribadian dan Keindahan

Assalamualaikum wr.wb
Pada kesempatan kali ini perkenankanlah saya untuk menyampaikan blog saya yang bertemakan berbusana muslim dan muslimah cermin kepribadian dan keindahan. Sebelumnya ada yang tahu apa itu aurat? Dan mengapa kita harus menutup aurat? Untuk mengetahuinya mari kita simak penjelasan berikut ini.


Islam adalah agama yang sempurna,segala perilaku dan kelakuan hidup manusia diatur dengan ajaran islam.salah satunya adalah perilaku dalam berbusana atau berpakaian. Islam mengajarkan umatnya untuk menutup aurat.Aurat dimiliki oleh laki-laki maupun perempuan. Namun dalam hal ini,tidak hanya aurat yang harus dijaga,tetapi juga akhlak dan perilaku kita sebagai umat islam yang baik. Sebelum itu mari kita simak makna aurat terlebih dahulu.

1.Makna Aurat

Menurut bahasa aurat berarti malu atau aib,dan buruk. Kata aurat berasal dari kata awira yang artinya hilang perasaan. Sedangkan menurut istilah dalam hukum islam,aurat adalah batas minimal dari bagian tubuh yang wajib ditutupi karena perintah Allah swt. Jadi intinya aurat itu adalah bagian tubuh atau aib yang kita miliki yang wajib ditutupi karena itu perintah Allah swt.

2.Makna Jilbab dan Busana Muslimah

Secara etimologi,jilbab adalah sebuah pakaian yang tidak ketat yang dapat menutupi seluruh tubuh wanita kecuali wajah dan telapak tangan.Jilbab juga mempunyai arti yaitu sebuah pakaian yang menutupi dada,yang tidak ketat atau mengundang syahwat dari kaum laki-laki. contoh jilbab yang menutupi dada yaitu seperti gambar di bawah ini:

Jilbab pun dikenal dengan istilah khimar dalam bahasa Arab, dan dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah veil  dan juga dikenal dengan istilah kerudung,hijab dan sebagainya. Sedangkan busana muslimah artinya busana yang dipakai perempuan beragama islam yang dapat menutupi aurat sesuai dengan syari'at Islam,yang bertujuan untuk kebaikan dan kenyamanan para wanita muslimah. Kemudian,menutup aurat itu adalah perintah langsung dari Allah swt.untuk hamba-hambaNya sebagaimana Allah memerintahkan kepada istri-istri nabi untuk menutup aurat mereka ketika hendak keluar rumah.perintah tersebut tertera pada (Q.S al-ahzab/33:59)yang berbunyi:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Artinya:
          "Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu.Dan Allah swt.Maha Pengampun, Maha Penyayang."

       Adapun surah lain dalam Al-quran yang menjelaskan perintah menutup aurat adalah:
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
        
  Artinya:
"Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman,agar mereka menjaga pandangannya,dan memelihara kemaluannya,dan janganlah menampakkan perhisannya (aurat-nya),kecuali yang (biasa) terlihat.Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya,dan janganlah menampakkan perhisannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka,atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara laki-laki mereka,atau putra-putra saudara perempuan mereka,atau para perempuan (sesama islam) mereka,atau hamba sahaya yang mereka miliki,atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan) atau anak anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan.Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah wahai orang-orang yang beriman,agar kamu beruntung."(Q.S An-nur/24:31)
     
     Isi kandungan surat al-ahzab ayat 59 menerangkan bahwa nabi Muhammad saw. Diperintahkan untuk menyampaikan kepada istri-istrinya,anak perempuannya dan kaum mukminah untuk memanjangkan jilbab mereka dengan maksud supaya mereka lebih mudah dikenal(karena pada zaman itu kaum kafir quraisyi tidak mengenakan jilbab) dan supaya mereka tidak diganggu karena mereka telah menutup aurat mereka.Jadi, dengan menutup aurat atau mengenakan jilbab itu dapat menjaga kehormatan dan kenyamanan para wanita.


       Sedangkan isi kandungan surah an-nur ayat 31 ialah bahwa dalam ayat ini Allah memerintahkan kepada kaum perempuan yang beriman untuk menutup auratnya.Ayat ini Allah khususkan untuk hambanya yang beriman.Dalam ayat ini juga menjelaskan bahwa perempuan harus menjaga pandangan,kemaluan dan menjaga batasan aurat. Disamping itu,Allah juga memerintahkan kepada perempuan untuk tidak menampakkan perhiasannya karena itu sama saja mengumbar aurat yang kita miliki. Dan kita diperintahkan untuk bertaubat atas segala dosa dan merubah sikap menjadi lebih baik dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan,maka kita akan beruntung.

3. Batasan Menutup Aurat

   A. Batas Aurat Laki-laki
 1. Dengan perempuan mahram,auratnya diantara pusar sampai lutut.
 2. Dengan perempuan bukan mahram auratnya diantara pusar sampai lutut.
 3. Dengan perempuan bukan Islam,auratnya diantara pusar sampai lutut.

  B. Batas Aurat Perempuan
 1. Dengan mahram lelaki diantara pusar sampai lutut.
  2. Dengan lelaki yang bukan mahram seluruh tubuh kecuali muka dan kedua pergelangan tangan.
  3. Dengan lelaki yang bukan Islam,auratnya seluruh tubuh kecuali muka dan kedua pergelangan tangan.

 4. Dampak serta Manfaat dari Menutup Aurat
  1. Menghindarkan diri dari dosa akibat mengumbar aurat.
  2. Menghindari fitnah, tuduhan, atau pandangan negatif
  3. Mencegah tibulnya hawa nafsu dari lawan jenis maupun sesama jenis.
  4. Melindungi diri dari tindak kejahatan
Dan masih banyak lagi manfaat yang kita dapat dari menutup aurat.

 5. Hukum Menutup Aurat
     Menurut syariat Islam menutup aurat itu hukumnya wajib bagi lelaki maupun perempuan yang sudah akil baligh dan hukum bagi mereka yang telah akil baligh tetapi belum menutup aurat adalah dosa. Kita pun dilarang untuk memperlihatkan aurat dengan sengaja maupun dengan tidak sengaja. Adapun hadist yang menerangkan tentang hukum menutup aurat yaitu:
أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ يَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا
Wahai Asma ! Sesungguhnya wanita jika sudah baligh maka tidak boleh nampak dari anggota badannya kecuali ini dan ini (beliau mengisyaratkan ke muka dan telapak tangan).[HR. Abu Dâwud]
 
  6. Penerapan Sikap Mulia
   Dalam berbusana muslim atau menutup aurat, niatkan dari dalam diri kita untuk taat pada perintah Allah semata. Jadi bukan memakai kerudung atau hijab karena tren dan karena paksaan bukan dari kesadaran sendiri. Kemudian dalam berbusana muslim selain aurat yang kita jaga tetapi juga akhlak dan perilaku kita sebagai muslim dan muslimah yang baik. Karena zaman sekarang banyak kita jumpai para wanita yang berhijab atau berbusana muslim tetapi perilakunya tidak mencerminkan makna sesungguhnya dari menutup aurat, seperti berpacaran, menyentuh yang bukan muhrimnya tidak berperilaku sopan dan lain-lain. Hal hal seperti itu harus kita jauhi dan mulailah untuk berperilaku baik seperti:
1. Sopan santun dan Ramah
  Sikap ini merupakan sikap yang paling penting dan paling mendasar yang harus dimiliki oleh setiap umat Islam, karena Nabi Muhammad Saw. Telah mencontohkannya kepada kita semua dan sepatutnya kita harus meniru perbutan mulia tersebut.
2. Jujur dan Amanah
    Perilaku ini sangatlah mencerminkan perbuatan orang yang beriman. Walaupun ini perbuatan ini memang kadang sulit tetapi jika sudah terbiasa maka insyaAllah hidupnya akan diliputi kebahagiaan. Sedangkan barangsiapa yang sering berdusta maka hidupnya akan diliputi kegelisahan.
 3. Gemar Beribadah
   Beribadah sudah menjadi kebutuhan rohani yang harus selalu dilaksanakan. Orang yang gemar atau terbiasa beribadah maka ia tidak akan merasa lelah atau ada rasa keterpaksaan.
4. Gemar menolong sesama
Sebagai makhluk sosial, kita harus gemar menolong sesama karena pada suatu saat nanti kita pun akan membutuhkan orang  lain dalam hidup kita. Niatkan dari dalam hati semata mata karena Allah swt.
  5. Menjalankan amar ma'ruf dan nahi munkar
  Sebagai umat Islam yang bertaqwa,kita harus bisa mematuhi segala perintah yang Allah berikan dan menjauhi segala laranganNya dengan baik.
Berikut penjelasan serta sikap mulia yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai sekarang marilah kita berusaha menjadi lebih baik lagi. Yakinilah bahwa Allah selalu melihat apa yang kita kerjakan dan malaikat selalu mencatat apa yang kita lakukan. Saya juga masih harus belajar lebih banyak lagi dan masih punya banyak kesalahan. Untuk itu mari kita berubah dan bertobat menjadi lebih baik lagi sebelum terlambat karena sesungguhnya Allah itu Maha Penerima Taubat hambanya yang sungguh sungguh.

    Mungkin cukup sekian penjelasan dari saya kurang lebihnya mohon maaf semoga bisa bermanfaat di dunia maupun di akhirat.

Wassalamualaikum wr.wb
       

      

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lebih baik tidak berjilbab,tetapj sopan pada sesama, menjaga perkataan dusta dan gibah, serta lainnya daripada berjilbab tetapi tidak berakhlaj baik pada sesama

Hikmah Ibadah Haji, Zakat, dan Wakaf dalam kehidupan